Me and love to be myself

Ketahuilah wahai saudaraku, sungguh anda akan menemui masa-masa yang sulit, masa-masa yang melelahkan, dan berbagai ujian, padahal anda tengah berjalan diatas jalan kebenaran dan disibukkan dengan pelbagai aktivitas dakwah. Apabila anda teguh diatas kebenaran dan sabar menghadapi pelbagai ujian. Nescaya kepedihan akan sirna,kelelahan akan hilang, dan yang akan tersisa bagi anda adalah ganjaran dan pahala. [Penawar lelah pengemban dakwah] *Dr Abdullah Azzam*

Monday, August 18, 2008

< Hidup Ini Umpama Pelarian >

Hidup ini umpama sebuah pelarian dari sesuatu yang sangat menakutkan. Mimpi ngeri yang membayangi walaupun dalam sedar. Umpama lembaga hitam yang tidak berhenti mengejari. Menyembunyikan diri agar tiada yang melihat, agar tiada kalimah itu yang didengari lagi, agar tiada bayangan hitam yang mambayang. Melarikan diri dari sebarang syak yang bermukim dihati, hasilan manusia atau jin. Melarikan diri sejauh-jauhnya agar terpelihara sekeping hati..sungguh hati ini hanya satu..hanya satu yang dimiliki,hanyaLah satu yang bakal menjadi saksi dan bukti buat YANG ESA..

Maaf IBU-IBUku [macam banyak IBU la pulak..IBU ikatan akidah O_o], maaf asatizahku, maafkan aku teman terpaksa melarikan diri dari kalian, ada sesuatu yang ku takuti, umpama lembaga hitam yang terlalu hampir.. Semoga doa-doa itu didengari tuhan..Semoga kata-kata itu menjadi kekuatan, sumber inspirasi untuk terus TABAH dan KUAT..Semoga tuhan mengaturi yang terbaik, semoga tuhan menyuluh jalan terbaik itu agar tidak tersalah simpang, agar tiada gear REVERSE yang perlu digunakan atau tidak terlalu panjang digunakan..supaya BREK tidak pernah kehabisan minyak..

Saya >> maaf..ada ketikanya saat darah sasterawan negara [dah lama tak jumpa atok..huhu] mengalir dalam jasad ini, mungkin tiada yang bisa mengerti tiap bait kalimahku, hanya pembaca suara hati, hanya penganggar firasat hati, yang bisa menterjemahkan setiap kalimah ini kepada sebuah didikan hati kehidupan.. puitiskah?? Jiwangkah??[ini yang akan jauh dari diri ni *eeiiiuuu*] terpulang.. izinkan aku menjadi diriku dalam aturan dan celupan tuhan Yang Esa.. aku hanya ingin menjadi diriku..hanya aku..dengan celupan tuhanku..

2 comments:

Mashizaki Keikan said...

Suatu ungkapan kata-kata yang susah, untuk difahami oleh jiwa yang biasa, tetapi apakan daya, harus membaca juga sehingga akhirnya, apa yang ditulis oleh sang penulis, dengan penuh bergaya dan puisi, aku memahami sedikit, itupun mungkin tersalah maknanya, adakah mungkin si penulis ingin menyembunyi diri, dari kelompok yang meningkatkan imannya, lalu diingatkan dengan sebuah hadith, dari sang murabbi yang agung hingga akhir zaman, mengingatkan tentang biri-biri, yang terjaga di dalam kelompoknya, dari serigala yang menunggu-nunggu, untuk diterkam bila-bila, tercicirnya seekor terus dibahamnya, dan serigala itulah syaitannya, biri-biri itulah seorang muslim atau muslimah, jadi ingatlah kita, tiada uzlah fizikal di zaman kenabian, melainkan pada malam hari bersama Rabbnya, menangis-nangis mencari keampunanNya, dan rahmat penghapus dosa hambaNya.

[ Nazihah ] said...

Terima Kasih kerana mengingatkan saya..saat menyendiri & bersendiri bersama Dia hanya di saat 1/3 malam..saat Dia menjengah sang 'abid yang setia